Tentu anda sering melihat garis-garis marka jalan bukan? Sebagai seorang desainer, garis-garis tersebut sudah selayaknya menjadi sumber inspirasi dan ide bagi sebuah kreasi urban yang invatif.
Setelah melalui tutorial ini, setidaknya anda akan mendapatkan pengalaman desain yang berharga tentang hal-hal berikut:
- Aplikasi Rectangle Tool untuk membuat shape dynamic stripe, sekaligus memahami kelebihan Rextangle Tool dalam hal quality defect.
- Aplikasi kemampuan tekhnis, seperti shape coloring, resizing, rotating, duplicating dan grouping.
- Aplikasi Blend Mode tipe Multiply dalam menciptakan efek urban.
- Aplikasi layer adjustment dengan Gradient dan Brihtness/Contrast.
Saya telah menyediakan file Photoshop (.psd) final dari tutorial ini yang berisi data layer demi layer penyusunan gambar. File (.psd) ini menjadi sangat penting ketika anda hendak meneliti secara detail, data dan pengaturan untuk masing-masing layer. Hal ini tentu saja akan membantu anda memperoleh pemahaman yang lebih konfrehensif dari tutorial yang anda baca.
Sebelum memulai tutorial ini ada baiknya kita melihat sejenak preview hasil akhir tutorial setelah langkah demi langkah tutorial dituntaskan dengan benar.
 |
| Preview hasil akhir |
Step-1: Dokumen Baru
Langsung saja masuk ke langkah pertama, yaitu membuat dokumen baru.
- Buka Photoshop (di sini saya menggunakan Photoshop CS5), pilih menu File > New (Ctrl+N) untuk memunculkan kotak dialog.
- Spesifikasikan Name, Width-Height, Resolution, dan Color Mode sebagaimana ditunjukan oleh gambar dibawah ini.
- Lalu pilih OK (Enter).
Catatan: Tentu saja anda bebas menspesifikasikan nilai yang berbeda untuk sebuah dokumen baru. Nilai untuk Width-Height sebesar 1024-768 dengan resolusi 150 dpi (dot/pixel per inch) adalah standar ukuran desktop wallpaper. Semakin tinggi resolusi, semakin baik kualitas image dalam menampilkan detail pixel, kendati semakin besar pula file size yang akan dihasilkan nantinya.
 |
| Spesifikasi ukuran, resolusi image, dan mode warna untuk dokumen baru. |
Kini dokumen baru bernama
Urban Stripe telah tercipta. Selanjutnya agar proses desain lebih fleksibel dan area gambar terasa lebih luas masuklah ke mode
Full Screen With Menu Bar dengan menekan tombol
F keyboard.
Catatan: Untuk menampilkan Toolbox, pilih menu Window > Tools.
Step-2: Membuat Shape
Langkah berikutnya adalah membuat shape.
- Pilih Rectangle Tool dari Toolbox atau anda bisa menekan tombol U keyboard.
- Sambil menekan tombol Shift, drag Rectangle Tool untuk menciptakan shape persegi pada posisi yang ditunjukan oleh gambar.
- Lalu duplikasikan layer Shape 1 dengan cara men-drag layer tersebut ke ikon Create a new layer.
 |
| Membuat shape vektor lalu menggandakannya. |
Tips: Ada cara yang lebih cepat dan praktis dalam menduplikasikan suatu layer. Pilih layer yang hendak diduplikasi, lalu tekan kombinasi tombol Ctrl+J.
Step-3: Shape Coloring
Kini telah tercipta satu layer lagi bernama
Shape 1 Copy. Tempatkan layer ini berada paling bawah pada palette Layers melalui menu
Layer > Arrange > Send to Back.
Berikutnya kita akan mengganti warna shape melalui
Color Picker. Caranya sebagai berikut:
- Klik ganda pada lokasi yang ditunjukan gambar.
- Berikan nilai hexa warna kuning (#FFFF00) pada Color Picker, lalu pilih OK.
 |
| Menampilkan Color Picker. |
 |
| Menentukan warna pilihan. |
Step-4: Shape Resizing
Tahap berikutnya adalah melakukan resizing.
- Pilih layer Shape 1 Copy.
- Pilih menu Edit > Free Transform (Ctrl+T).
- Perbesar ukuran shape dengan cara men-drag bagian pojok kanan bawah shape sambil menekan tombol Shift agar pembesaran tersebut bersifat konstrain.
 |
| Memperbesar ukuran shape secara konstrain. |
Step-5: Duplikasi Shape
Duplikasi kembali layer Shape 1 lalu tempatkan hasil duplikasi, berada paling bawah (
Send to Back).
Tekan
Ctrl+T untuk mengaktifkan Free Transform.
Perbesar ukuran shape sambil menekan tombol
Shift.Berikut ini hasilnya.
 |
| Duplikasi dan resize ulang. |
Ulangi langkah di atas, namun kali ini dengan menduplikasi layer Shape 1 Copy yang berwarna kuning. Selanjutnya lakukan secara silih berganti sampai seluruh area gambar terisi seperti berikut ini.
 |
| Hasil stripe |
Step-6: Grouping
Agar lebih mudah dikelola (manage), sebaiknya seluruh layer digroup. Caranya:
- Pilih menu Select > All Layers.
- Lalu tekan kombinasi tombol Ctrl+G. Kini semua layer berada dalam satu group bernama Group 1.
- Agar lebih mudah diingat, rename Group 1 lalu ketik Stripe. Caranya, klik ganda pada layer Group 1 lalu ketik Stripe kemudian Enter.
Step-7: Rotasi Free Transform
Agar nuansa urban terasa lebih hidup dan dinamis, dibutuhkan sedikit rotasi. Caranya:
- Pilih layer Stripe.
- Aktifkan Free Transform dengan menekan Ctrl+T.
- Dengan memanfaatkan poiter mouse berada diluar box Free Transform, drag memutar berlawanan arah jarum jam kira-kira 15 derajat, lalu tekan Enter.
 |
| Rotasi untuk memunculkan kesan urban dinamis. |
Step-8: Group Free Transform
Setelah dirotasi, terlihat ada bagian area gambar yang belum terisi, Untuk itu
Stripe perlu diperbesar.
- Pilih layer group Stripe lalu aktifkan Free Transform (Ctrl+T).
- Sambil menekan kombinasi tombol Shift+Alt, drag salah satu sudut box Free Transform sampai seluruh area gambar tertutupi.
Catatan: Melakukan resizing sambil menekan Shift+Alt akan menyebabkan perubahan ukuran objek konstrain terhadap titik pusat objek.
 |
| Stripe stelah dirotasi dan diperbesar. |
Catatan: Objek berbasis vektor tidak akan mengalami penurunan kualitas image (quality defect) saat diperbesar. Itulah sebabnya mengapa kita menggunakan Rectangle Tool untuk untuk membuat Stripe di atas. Rectangle Tool merupakan bagian dari Drawing Tool berbasis vektor.
Step-9: Element Typography
Pada tahap ini kita akan menambahkan elemen teks.
- Pilih Horizontal Type Tool melalui Toolbox atau menekan tombol T keyboard.
- Klik pada area gambar lalu ketikanlah salah satu atau dua buah kata yang anda inginkan.
- Kemudian lakukan Free Transform pada teks tersebut.
- Lakukan rotasi dan posisikan sedemikian rupa sesuai selera anda.
Di sini saya menuliskan tiga buah kata "illusio", "desig" dan "n".
 |
| Contoh penempatan elemen teks. |
Untuk mengubah warna teks, anda tinggal mengklik
Set the text color yang ada di toolbar
Options (Window > Options) untuk memunculkan
Color Picker, kemudian pilih warna favorit anda lalu
OK.
Step-10: Urban Blend Mode
Tahap ini merupakan tahapan yang paling penting dalam memunculkan kesan urban-grunge. Kita akan memanfaatkan sebuah image tekstur, kemudian memanipulasi Blending Mode agar tekstur terlihat muncul pada permukaan objek yang memiliki warna salian earna hitam. Dalam hal ini adalah teks dan stripe kuning.
- Pilih menu File > Place.
- Browse file Tekstur.jpg yang telah kalian download di atas, lalu pilih Place kemudian Enter. Akan tercipta sebuah layer bernama Tekstur.
- Pastikan layer yang baru ini berada paling atas, kemudian klik kanan layer tersebut, lalu pilih RasterizeLayer.
- Klik kanan sekali lagi, pilih Blending Options untuk memunculkan jendela Layer Style.
- Kemudian pada opsi Blend Mode, pilih Multiply.
 |
| Menerapkan efek blending Multiply pada layer Tekstur. |
Catatan: Blend Mode mengontrol bagaimana pixel dalam suatu image bisa dimanipulasi atau dipengaruhi oleh tool-tool painting dan editing sehingga dihasilkan efek yang berbeda. Ketika suatu tipe Blend Mode diaplikasikan pada suatu layer berisi image, layer yang ada dibawahnya akan mempengaruhinya dalam menghasilkan efek atau warna untuk menghasilkan warna cat yang berbeda.
 |
| Hasil efek blending Multiply |
Catatan: Multiply adalah salah satu tipe blending yang akan menghasilkan warna hitam jika diaplikasikan pada warba hitam. Jika diaplikasikan pada warna putih, hasilnya tidak berubah. Jika diaplikasikan pada warna selain putih dan hitam hasilnya adalah warna yang sedikit lebih gelap.
Step-11: Gradient Fill Adjustment
Sampai di sini, image terlihat masih dangkal. Untuk itu kita perlu melakukan adjustment.
- Pada palette Layers pilih Create new fill or adjustment layer > Gradient.
 |
| Memilih Gradient Adjustment Layer. |
- ----
- Selanjutnya akan tercipta sebuah layer baru bernama Gradient Fill 1.
- Ikuti ilustrasi gambar berikut untuk mengedit Gradient Fill 1.
 |
| Langkah memunculkan Gradient Editor. |
 |
| Memilih tipe gradinet Black to Transparent. |
Berikutnya anda akan kembali ke jendela Gradient Fill. Pastikan nilai pengaturannya sesuai dengan gambar berikut.
 |
| Mengatur parameter Gradient. |
Catatan: Memanfaatkan Adjustment Layer memudahkan proses manipulasi image tanpa resiko (non-destuctive design). Anda bebas melakukan perubahan pada parameter Gradient tanpa harus takut pekerjaan anda pada layer sebelumnya akan berubah atau rusak.
 |
| Image setelah dipoles dengan Gradient Adjustment Layer. |
Step12: Brightness/Contrast Adjustment
Agar tampil lebih kontras dan cerah pada bagian tengah, tambahkan satu lagi adjustment layer. Kali ini dengan memilih Brightness/Contrast dengan nilai parameter sebagai berikut.
 |
| Memilih Brightness/Contrast Adjustment Layer |
 |
| Menambah tingkat kecerahan dan kontras |
 |
| Hasil akhir |
Dan kira-kira hasil akhirnya akan menjadi seperti gambar berikut.
 |
| Hasil Akhir tutorial Urban Stripe |
Semoga dengan adanya tutorial ini, bisa membantu sobat-sobat yang lain untuk lebih pandai berkreasi desain dengan Photoshop.
Semoga sukses.
Inspiration: Elex Media Komputindo